Senin, 10 Juli 2023

Beberapa Jenis Kata Kerja “melompat/ meloncat” dalam Bahasa Gayo beserta penjelasan makna dan penggunaannya.


Beberapa Jenis Kata Kerja “melompat/ meloncat” dalam Bahasa Gayo beserta penjelasan makna dan penggunaannya.

1.       lumpet/ nlumpet                             

2.       luncet/ nluncet                 

3.       tanyor/ nanyor                                 

4.       ketes/ ngetes

5.       tergem/ nergem

Penjelasan :

1.      lumpet/ nlumpet = biasanya digunakan ketika melakukan gerakan melompat dari satu tempat yang datar kemudian keatas dan jatuh atau bertumpu ketempat yang datar juga. Contoh dalam kalimat :

Bahasa Gayo         : cube lumpet i ko pegerni ikengukmu kuosah ningko sen.

Bahasa Indonesia  : coba kamu lompat melewati pagar ini kalau kamu bisa saya akan berikan uang.

2.     luncet/ nluncet = hampir sama dengan dengan lumpet sedikit perbedaan luncet sering digunakan tiba-tiba atau tanpa persiapan, dibeberapa tempat masyarakat Gayo mengunakan kata kerja lumpet dan luncet nyaris tanpa ada perbedaan sama sekali karena kedua kata ini merupakan sinonim dan meski digunakan pada kondisi dan situasi yang berbeda makna dari ucapan masih bisa dipahami dengan baik. Contoh dalam kalimat:

Bahasa Gayo        : gikensanahku luncet aku kuserap ni rak e.

Bahasa Indonesia : tanpa sadar saya melompat keseberang parit tersebut.

3.       tanyor/ nanyor = digunakan ketika melakukan gerakan melompat dari satu tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi. Contoh :

Bahasa Gayo        : agine nguk ku nanyor kuatas ni atu kul ho ari tuyuhni.

Bahasa Indonesia : dulu saya bisa melompat ke batu besar itu dari bawah sini.

4.       ketes/ ngetes     : kebalikan dari tanyor, ketes/ngetes digunakan ketika melakukan gerakan melompat dari atas ke bawah. Contoh :

Bahasa Gayo        : turah ngetes ko ku tuyuhni ya, kete ne ta ha mai e.

Bahasa Indonesia : terpaksa kamu melompat kebawah, karena tangganya entah siapa yang mengambil.

5.       tergem/ nergem : adalah gerakan melompat dari atas ke tempat yang lebih rendah biasanya kedalam air (sungai/ kolam dan lain-lain) dan bisa jadi kedalam semak belukar. Contoh dalam percakapan :

Bahasa Gayo         :  Si A : kunehmu sangka waktu dedik lebah mane?

                                 Si B : turah nergem ku was ni aih e ike gereke takunehpeh kadang.

                                 Si A : yuh…!!? kul tuah mu ya woy.

                                 Si B : sangsile aku ta aih e relem, ara nsen kekire ku was ni karit e kah.

Bahasa Indonesia : Si A : bagaimana caramu menyelamatkan diri saat dikejar lebah kemarin?

                               Si B : terpaksa lompat kedalam air (sungai) kalau tidak saya tidak tahu

     bagaimana jadinya.

                               Si A : wah…!!? beruntung sekali nasibmu kawan.

                               Si B : sebenarnya saya ragu karena sungainya dalam, sempat berpikir juga 

                                         untuk melompat kesemak-semak.

Demikian beberapa jenis kata kerja “melompat/ meloncat” dalam Bahasa Gayo beserta penjelasan makna dan penggunaannya, perlu diketahui penggunaan kata-kata diatas sesuai dengan Bahasa yang digunakan oleh penulis/ penyusun artikel ini sendiri sehari-hari, karena Bahasa Gayo merupakan Bahasa yang digunakan oleh masyarakat Gayo yang secara majemuk, dalam artian tergantung situasi, kondisi dan juga domisili, maksud domisili disini adalah digunakan berdasarkan tempat tinggal dan pemahaman makna oleh masyarakat setempat yang boleh jadi berbeda penggunaan antara suatu Kampung dengan Kampung lain, Kecamatan, terlebih antara masyarakat Gayo yang ada di Daerah (Kabupaten dan Provinsi Lainnya). Meski demikian makna maupun maksud dari ucapan akan segera dimengerti ketika diucapkan dengan intonasi maupun mimik wajah atau gerakan yang tepat.

Pada artikel ini penulis mengajak mari bersama-sama kita lestarikan Bahasa, Seni dan Budaya masyarakat Gayo agar tidak hilang ditelan zaman, jika ada kesalahan maupun ketidak sesuaian pada artikel ini saya memohon maaf dan silahkan berikan tanggapan, masukan juga saran yang sifatnya membangun pada kolom komentar agar penyusunan artikel ini menjadi lebih baik lagi.

Terimakasih, semoga artikel ini bermanfaat dan mudah dipahami, Wassalam…



#kata kata bahasa gayo

#kata2 bahasa gayo

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

             Blog Rangkuman Koneksi Antar Materi - Modul 3.1 "Pengambilan keputusan dan kaitannya dengan  Filosofi Ki Hadjar Dewantara...